5 Tips Cara Membuat Video Cinematic Tanpa Kamera DSLR

Mohon di Share :

Cara membuat Video Cinematic Tanpa DSLR- Duri-droid.com || Membeli DLSR atau kamera khusus Cinematic yang mahal tidak mungkin untuk Kamu? Lalu bagaimana cara membuat cinematic video!  Smartphone Kamu tentunya masih bisa membantu Kamu mendapatkan foto-foto Cinematic yang kamu inginkan.

Kita terkadang kurang percaya diri untuk membuat video cinematic karena dengan semua peralatan pembuatan film yang sangat mewah dan sangat mahal. Namun, membuat film dan video yang indah, sinematik, dan tampak profesional tidak selalu membutuhkan perangkat seperti  itu, bahkan, Kamu dapat melakukannya dengan kamera Android Kamu. Begitu banyak Aplikasi Smartphone, aksesori, dan aplikasi saat ini memiliki fitur luar biasa yang memungkinkan Kamu melakukan banyak hal seperti kamera DSLR dan cinema yang digunakan untuk memungkinkan Kamu untuk melakukan, seperti memotret pada frekuensi gambar yang berbeda, mengganti lensa, menangkap 4K, memantau audio , sesuaikan pengaturan kamera, dan banyak lagi.

Baca juga :

Berikut Beberapa cara Kamu dapat membuat karya Kamu terlihat lebih profesional dan cinematic dengan memanfaatkan tidak hanya smartphone Kamu tetapi juga beberapa alat dan aplikasi yang dirancang khusus. Mari kita bawa pembuatan film cinematic smartphone Kamu ke level selanjutnya!

5 Tips Membuat Video Pendek Lebih Sinematik ( Cinematic)

1. Setting Smartphone kamu ke 24 FPS

Banyak pembuat film baru yang mengerjakan proyek mereka pada 30 fps, tanpa menyadari bahwa 24 fps adalah standar untuk video sinema. “FPS” adalah singkatan dari “frame per second” dan mengacu pada tingkat di mana frame individual muncul, dan juga mengacu kembali pada masa lalu pada saat film tanpa suara, frame rate sangat bervariasi karena kamera digerakkan oleh tangan. Dengan diperkenalkannya suara, industri ini mengadopsi frame rate 24 fps dan sejak saat itu, penonton telah terbiasa menonton film dengan cara ini. Apakah Kamu harus merekam pada 24 fps? Tidak. Banyak film aksi memotret pada frekuensi gambar yang lebih tinggi untuk mengurangi gerakan buram untuk meningkatkan aksi. Namun, jika tujuan Kamu adalah untuk membuat “tampilan film,” memotret pada 24 fps pasti akan lebih pas.

2. Gunakanlah Stabilizer atau Gimbal khusus smartphone

Saat merekam pastinya akan ada goyangan kamera yang sangat menggangu dan itu membuat video kamu sama dengan video amatir. Untuk mendapatkan hasil rekaman yang halus, Kamu harus menggunakan penstabil kamera, apakah itu slider, tripod, ataupun gimbal. Dan banyak dari barang-barang tersebut yang harganya cukup terjangkau. Ada gimbal seperti DJI Osmo Mobile 2 dan Zhiyun Smooth Q ( Harga sekitar 1 jutaan)  yang akan memungkinkan Kamu untuk berlari, melompat, dan berguling-guling di lantai sambil menjaga ponsel Kamu tetap bagus dan stabil. Ada juga rig bahu, seperti Shoulderpod X1 (Harga Sekitar Rp. 1,5 Jutaan) atau mini-tripod, seperti Joby GripTight GorillaPod ($ 53), yang memungkinkan Kamu menambahkan stabilitas dengan lebih sedikit uang.

3. Gunakanlah Aksesoris Lensa Tambahan

Lensa membuat perbedaan besar saat merekam film Kamu dan tidak hanya mengubah cara gambar Kamu terlihat, tetapi juga cara mereka mengisyaratkan sebuah film untuk pemirsa Kamu. Ada banyak lensa smartphone yang berbeda di luar sana dan percayalah, mereka tidak semuanya diciptakan sama. Menurut pengalaman saya, Kamu mendapatkan apa yang Kamu bayar — unit plastik murah biasanya tidak akan sehebat itu, sementara unit logam yang lebih mahal dengan optik tingkat pro akan memberi Kamu gambar yang lebih tahan lama dan lebih tajam. Haapoja menyarankan lensa Clip-on Black Eye, yang berkisar dari 500rb rupiah hingga 1 juta rupiah masing-masing, tapi aku penggemar berat Moment, yang menawarkan lensa anamorphic, wide, tele, Superfish, dan makro di sekitar harga yang sama.

4. Perhatikan Komposisi

video-recording-with-smartphone-duri-droid.com-android

Komposisi memang membutuhkan latihan. Tetapi kamu tak akan bergerak jika tidak mencoba. Jika kamu ingin gambar videomu sinematik, penting untuk memperhatikan kompisisi gambar. Komposisi merupakan faktor kunci gambar yang dihasilkan. Kamu bisa menggunakan kamera paling canggih di dunia, dengan peralatan lampu paling mutakhir, namun jika kamu tak bisa mengatur kompisisi yang baik saat pengambilan gambar, maka percuma.

5. Tidak ada alasan! Buat film dengan Hape kamu!

Dan terakhir yang paling penting, peralatan yang Kamu gunakan tidak begitu berpengaruh, yang terpenting adalah teknik yang kamu gunakan dalam merekam gambar dan cerita film yang harus kamu ceritakan dalam video. Dengan kata lain, teknik yang bagus dan cerita yang bagus akan mengalahkan peralatan yang baik setiap saat. Pencahayaan yang baik, kostum, pemanduan lokasi, desain set, pengeditan, suara, dan ya, mendongeng — ini adalah elemen yang akan membuat film Kamu layak tonton.

Jadi, jika Kamu duduk di depan laptop sambil membaca artikel ini dan belum membuat film karena Kamu “tidak memiliki peralatan kamera yang tepat”, bangunlah sekarang, ambil hape Kamu, dan mulailah memotret. Serius Apakah alat smartphone diharuskan sempurna untuk membuat film? Tidak. tidak ada alasan lagi. Begitulah kira-kira cara untuk membuat video cinematic, semoga bisa menginspirasi kamu yang baru dalam pembuatan video pendek cinema.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*